Filed under: Main Topic
What’s the public relations?
- Istilah PR pertama kali diluncurkan Thomas Jefferson tahun 1807 di depan Kongres Amerika Serikat.
- Tahun 1882, istilah PR juga diucapkan dalam sebuah sambutan pada hari sarjana di Yale Law School. Sambutan yang berjudul The Public Relations and Duties of the Legal Profession ini dicantumkan dalam The Year Book of Railway Litterature tahun 1987 yang penggunaannya dihubungkan dengan perkeretaapian di Amerika Serikat.
- Tahun 1921, Ivy Lee secara reguler menerbutkan bulletin yang berjudul Public Relations di New York
- Tahun 1923, Edward L Bernays mempopulerkan istilah PR dalam bukunya Crystalazing Public opinion.
Public Relations as Proffession
Awal abad 20, pelopor PR yang memulai karirnya di bidang publissitik Ivy Lee membuka biro advice and councell dalam bidang public relations. Hampir bersamaan waktunya, pimpinan industri American Telephone and Telegraph, Arthur Page secara khusus menerapkan PR yang ditujukan untuk memelihara dan meningkatkan hubungan baik berusahaan baik dengan pegawai, langganan maupun publik sekitar perusahaan seperti lazimnya praktek PR saat ini.
Sementara di sector pemerintahan, profesi Public Relations Officer mulai diterapkan George Creel di masa pemerintahan presiden Wilson. Saat itu Creel memiliki tugas di bidang Public Information. Di masa selanjutnya, George Creel; dibantu Edward L Benays. Bernays sendiri diakui sebagai pelopor PR yang pertama kali memberikan materi kuliah PR, yakni di Universitas New York.
Seiring dengan semakin diakuinya PR sebagai suatu hal penting dalam pemerintahan dan perusahaan, makan dari hari ke hari eksistensi PRO semakin dibutuhkan. Dampaknya makin banyak pula insitusi yang menyediakan pendidikan khusus di bidang public relations. Bahlkan untuk bidang-bidang social khususnya, public relations dijadikan mata kuliah wajib.
Filed under: Main Topic
Public Relations, PR Purel atau Hubungan Masyarakat, diakui masih merupakan bidang baru di Indonesia. Lahirnya PR, memiliki hubungan yang sangat erat dengan perkembangan dan lemajuan masyarakat di berbagai bidang. Mulai dari bidang pendidikan, bidang ekonomi, social hingga ilmu pengetahuan dan teknologi.
Berbagai pendapat menyebutkan, sebenarnya raktek bidang public relations sudah dilakukan manusia sejak berabad-abad lampau. Namun wktu itu kegiatan tersebut belum dinamakan PR. Di zaman Neolitikum, sudah lazim seseorang menghubungi orang lain untuk menjual atau menukar barang hasil usahanya dengan barang lain kepada orang lain yang membutuhkannya. Menurut ilmu pengetahuan sekarang, aktivitas itu sudah termasuk praktek public relations.
Dalam bukunya Your Public Relations, Glenn Griswold dan Deny Griswold mengatakan, aktivitas PR sudah dilakukan Cleopatra saat menerima kedatangan Mark Anthony di tepi sungai Nil. Karena Cleopatra sudah berusaha mengadakan hubungan dengan orang lain yang sifatnya dapat menyenangkan dan menguntungkan kedua belah pihak.
Sementara itu para ahli sejarah menyebutkan, PR yang terorganisir, sudah mulai dilakukan di zaman Gilda di Eropa. Pada waktu itu di Eropa terdapat perkumpulan dagang dalam bidang perdagangans ejenis. Mereka masing-masing berusaha meningkatkan produksinya dan memperluas pasarannya kepada publik tentang kualitas, manfata dan sebagainya.
Perkembangan selanjutnya menunjukkan, seiring dengan kian maraknya aksi buruh terhadap kebijkasanaan perusahaan/industru, maka timbulah ide dan pemikiran untuk memperbaiki keadaan dan mengadakan hubungan kembali dengan para buruh dan pekerja, sehingga akan timbul kembali pandangan positif pihak publik terhadap perusahaan. Guna mencapai usaha itu, dipandang perlu adanya badan yang secara khusus dapat memelihara dan menciptakan komunikaid yang baik dan efektif antara perusahaan/industru, baik dengan buruh atau karyawannya maupun dengan masyarakat umum. Badan di bidang komunikasi inilah yang saat ini dikenal denga public relations.



